NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto bicara peluang merombak atau reshuffle kabinet jelang dua tahun pemerintahannya. PKS mengingatkan jangan sampai ada anggota kabinet yang terseret kasus korupsi.

"Mendoakan Presiden bisa bijak mencari pembantu. Jangan ada lagi pembantu yang kena kasus korupsi. Pengawasan dan kepemimpinan mesti tegas dan bisa mencegah korupsi," kata Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Minggu (20/9/2026).

Menurut Mardani, Prabowo harus memiliki parameter yang jelas dalam mengevaluasi seluruh anggota kabinetnya. Dia menekankan opini publik juga penting untuk menjadi pertimbangan.

"Mesti jelas parameternya. Benar hak prerogatif tapi common sense dan opini publik juga utama," ujar dia.

Prabowo tidak menutup peluang melakukan perombakan atau reshuffle kabinet pada momentum dua tahun masa pemerintahannya. Prabowo menilai para anggota kabinet semestinya sudah memiliki waktu yang cukup untuk membuktikan kinerja mereka.