Rangkaian kunjungan Rano di Korea Selatan berlanjut ke Busan International Film Festival. Kehadiran Jakarta dalam forum perfilman internasional tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Jakarta Film Commission kepada jejaring industri film dunia.
Langkah tersebut juga merupakan bagian dari upaya Pemprov Jakarta memperkuat ekosistem perfilman sekaligus mendorong Jakarta menjadi salah satu pusat produksi dan pengembangan industri audiovisual.
Rano menjelaskan kehadiran Jakarta di Busan juga menjadi kesempatan membangun jejaring dengan sineas, produser, investor, festival, serta berbagai pelaku industri kreatif internasional.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berdampak bagi Jakarta, tetapi turut memperkuat ekosistem perfilman Indonesia secara keseluruhan.
Menjelang usia 500 tahun Jakarta, Rano menilai momentum tersebut bukan sekadar perayaan hari jadi kota, melainkan kesempatan untuk menunjukkan Jakarta yang terus berkembang dan semakin global tanpa meninggalkan sejarah serta akar budayanya.
Karena itu, ia mengundang masyarakat Korea Selatan untuk datang dan merayakan perjalanan lima abad Jakarta, warisan budaya, serta kreativitas masyarakatnya.
Sebagai informasi, pada kunjungannya, Rano turut hadir bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea, Cecep Herawan, beserta istri serta ribuan masyarakat Indonesia dari berbagai daerah yang tinggal dan bekerja di Korea Selatan.