NADIKABAR.COM — Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik menyikapi informasi terkait aktivitas gunung berapi. Emil juga mengimbau warga tidak melakukan panic buying atau memborong masker secara berlebihan.
Imbauan itu disampaikan setelah Emil melihat pesan di grup percakapan sekolah anaknya yang berisi peringatan penggunaan masker hingga memunculkan kabar soal kelangkaan stok masker di pasaran.
"Saya bahkan lihat di grup WA anak saya dikasih warning pakai masker, katanya masker juga sudah mulai habis. Kita tidak bisa melarang masyarakat beli masker, tapi yang penting jangan panik lah untuk mencadangkan masker, secukupnya saja," kata Emil kepada wartawan di Dyandra Convention Center, Senin (7/9/2026).
Emil menjelaskan, pemantauan aktivitas Gunung Semeru terus dilakukan Badan Geologi secara intensif. Menurutnya, Gunung Semeru memang masih menunjukkan aktivitas vulkanik, tetapi kondisinya relatif stabil dan status kesiapsiagaannya tidak mengalami perubahan.
"Satu hal yang penting, bahwa untuk Gunung Semeru ini memang sejak November 2025 ada aktivitas vulkanik yang terus dipantau oleh Badan Geologi, dan status kesiagaannya tidak berubah dari November 2025 sampai hari ini masih terjadi, tapi stabil," jelasnya.
Ia mengatakan pembatasan aktivitas masyarakat di kawasan Gunung Semeru saat ini difokuskan pada area radius aman di sekitar kawah.
"Semeru statusnya siaga sudah ada, bahwa dia itu fokusnya yang ada pembatasan adalah di sekitar kawah," pungkasnya.