"Kami apresiasi atas semangat dan dedikasi Syabilla dalam berjuang mengharumkan nama daerah. Karena prestasi yang diraih almarhum menunjukkan semangat atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih hasil terbaik. Namun peristiwa tersebut juga menjadi pengingat pentingnya memperhatikan kondisi fisik serta kesiapan atlet sebelum bertanding," ujarnya.

Menurut dia, hikmah dari kejadian tersebut tetap harus mengedepankan kondisi fisik dan kekebalan tubuh. "Ke depan, perlu ada pengecekan kembali. Kita berolahraga dan berpartisipasi, tetapi harus tetap mengukur kemampuan," ujarnya.

Wagub Taj Yasin menegaskan penyelenggara telah melakukan sejumlah tahapan sebelum pertandingan, termasuk memastikan atlet terdaftar dalam perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Meski demikian dia menilai evaluasi tetap diperlukan, terutama untuk perlombaan yang berlangsung di laut terbuka.

Dalam kunjungan itu ia bertemu langsung dengan ayah Syabilla, Ajar Tri Raharjo, yang masih berduka atas kepergian putri keduanya tersebut.