NADIKABAR.COM β€” Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Selatan (Sulsel) Fatmawati Rusdi mengenalkan berbagai potensi investasi daerahnya kepada Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN Konstantin Obolensky saat berkunjung ke Makassar.

Fatmawati dalam keterangannya di Makassar, Kamis, mengatakan keberagaman potensi ekonomi antara lain kelautan, pertanian, pariwisata, serta energi baru dan terbarukan.

Ia menjelaskan tentang Sulawesi Selatan yang merupakan provinsi produsen rumput laut terbesar di Indonesia. Pada 2024, produksi rumput laut Sulsel mencapai 180.432 ton yang tersebar di sejumlah wilayah pesisir, di antaranya Kabupaten Luwu, Takalar, dan Wajo.

Pemerintah Provinsi Sulsel juga mendorong hilirisasi rumput laut agar komoditas tersebut tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah.

Ia mengatakan, pengembangan hilirisasi rumput laut diarahkan pada produk bernilai tambah, seperti karagenan, agar-agar, bahan farmasi, hingga bioplastik, disertai pembangunan fasilitas pengolahan dan penyediaan rantai dingin.

β€œPotensi hilirisasi rumput laut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah daerah melalui pembangunan pabrik pengolahan terpadu, seperti karagenan, agar-agar dan alginat, serta penyediaan cold storage dan rantai dingin ekspor,” ujarnya.

Selain rumput laut, Fatmawati memperkenalkan sejumlah komoditas unggulan Sulawesi Selatan kepada delegasi Swiss, antara lain kakao, kopi, dan garam.

Produksi kakao Sulsel pada 2025 tercatat 79.740 ton, sedangkan produksi kopi mencapai 30.665 ton. Kopi antara lain dihasilkan di Kabupaten Enrekang, Toraja Utara, dan Tana Toraja. Adapun produksi garam mencapai lebih dari 30.900 ton, dengan Kabupaten Jeneponto sebagai salah satu sentra utama.

"Seluruh potensi besar ini akan semakin memberikan dampak nyata jika didorong oleh investasi dan kemitraan yang tepat. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), kami siap mempermudah proses perizinan dan memberikan kenyamanan bagi para investor asal Swiss untuk berinvestasi di Sulawesi Selatan," tegasnya.

Duta Besar Swiss Konstantin Obolensky menyambut baik kerja sama yang telah terjalin dengan Sulawesi Selatan, khususnya dalam pengembangan sektor rumput laut.

Ia juga melihat peluang untuk memperluas kerja sama pada komoditas unggulan lainnya, termasuk kopi dan kakao.