β€œBegitu lahir di kota, para ibu-ibu, bapak-bapak, ajari mereka bisa berkomunikasi bahasa ibu, karena itu adalah identitas dia, itu adalah jiwa dia, jiwa keluarga itu,” ujar Wagub Hugua.

Selain peran keluarga, ia mendorong pemerintah untuk mendukung pelestarian bahasa daerah melalui penyusunan kurikulum muatan lokal dan penyediaan buku bacaan budaya setempat.

Ia juga mengapresiasi Balai Bahasa Sultra yang konsisten mengawal bahasa sebagai identitas, pemersatu, dan penopang peradaban.