"Sebagai seorang ayah akan melindungi anaknya semaksimal mungkin sehingga dia tutup, tapi tiba-tiba ada orang yang tanpa izin menyebarkan bukan sekadar satu orang dua orang, tapi ini sudah menjadi konsumsi publik," terangnya.
Fahmi Bachmid menegaskan, keputusan seorang kepala keluarga untuk membatasi akses publik terhadap bayinya harus dihargai oleh siapa pun. Tindakan oknum yang membocorkan rekaman tersebut tanpa blur dinilai telah merampas hak privasi keluarga.
"Karena, seorang ayah itu kita tidak boleh larang apa yang diinginkan yang terbaik untuk anaknya. Kalau dia menginginkan anak saya tidak boleh diketahui, ya itu hak-hak dia sebagai seorang ayah. Ya kita hormati," pungkasnya.