Dengan tiga perbaikan tersebut, Tedi menginginkan agar BUMN menjadi lebih baik, semakin tangguh, berdaya saing tinggi dan mampu bersaing di tingkat dunia. Ia membidik mengurangi lebih dari seribu perusahaan agar menjadi 250-300 perusahaan pelat merah.
Hingga 31 Juli 2026, sebanyak 274 entitas BUMN dan anak usaha telah ditata melalui proses likuidasi, merger, dan divestasi.
BP BUMN bersama Danantara terus mematangkan arah transformasi BUMN melalui penyusunan peta strategi lima tahun sebagai pedoman dalam membangun perusahaan negara yang lebih sehat, kompetitif dan berorientasi pada penciptaan nilai.