NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengutuk serangan kelompok Houthi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi. Dia meminta pemerintah memastikan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) sekaligus memfasilitasi jemaah umrah yang terdampak gangguan penerbangan.

"Kita tentu merasa prihatin atas insiden serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Kita mengutuk keras perbuatan yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan itu," kata Sukamta kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).

Sukamta meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh terus memantau kondisi WNI di Arab Saudi, termasuk jemaah umrah dan pekerja migran Indonesia (PMI) yang terdampak insiden tersebut.

Sukamta mengapresiasi langkah KBRI Riyadh yang telah melakukan penelusuran kondisi WNI melalui sejumlah jalur, termasuk jaringan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang bertugas di berbagai rumah sakit di Riyadh serta komunitas WNI yang bekerja di maskapai Flynas di Terminal 3 Bandara King Khalid.

"Kami berharap, pihak KBRI Riyadh terus melakukan pemantauan terhadap kondisi WNI di Arab Saudi, termasuk para jemaah umrah Indonesia yang mungkin terdampak akibat peristiwa ini," ujar politikus PKS tersebut.