"Kita memang sudah punya hitungan-hitungan bagaimana kalau standar biaya setiap prodi, setiap wilayah, setiap mahasiswa per tahun itu kita sudah ada hitungannya sejak 2024 sudah dihitung oleh kementerian. Nah, itu yang kita gunakan sebagai standar acuan. Makanya kemarin keluar angka Rp 93 (triliun) yang saya sampaikan di Komisi X," kata Brian dalam keterangan pers usai rapat terbatas (ratas) penerapan pendidikan negeri gratis di Istana Kepresidenan, Rabu (23/9).
Terkait rencana ini, Brian menyebut nantinya ada beberapa opsi pembiayaan yang akan digantikan oleh pemerintah. Ia juga menegaskan dalam ratas tersebut sudah dilakukan beberapa analisis mulai dari pendapatan uang kuliah tunggal (UKT), iuran pengembangan institusi (IPI), hingga pendapatan lain di PTN.
"Jadi ini adalah anggaran yang nantinya menggantikan apakah itu IPI pada jalur mandiri, apakah itu UKT yang selama ini didapatkan untuk operasional kampus. Itu kan yang akan digantikan oleh pemerintah. Begitu," kata Brian.