NADIKABAR.COM — Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dilakukan secara konsisten. Hal ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan membangun budaya literasi.
"TBM bukan sekadar tempat menyimpan buku. TBM merupakan infrastruktur literasi warga yang membuka ruang belajar, terutama bagi masyarakat yang belum terjangkau perpustakaan dan layanan pendidikan secara memadai," ujar Lestari dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).
Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, langkah nyata harus segera diambil untuk menjaga keberlanjutan TBM yang selama ini tumbuh dan dikelola secara swadaya oleh masyarakat.
"Jangan biarkan TBM mati perlahan karena kekurangan buku dan dukungan operasional. Negara dan seluruh pemangku kepentingan harus hadir untuk memastikan ruang-ruang belajar masyarakat ini tetap hidup," ujarnya.
Penelitian yang diterbitkan dalam ASPIRASI: Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat, Volume 4 Nomor 4, Juli 2026, memuat hasil survei terhadap 172 pengelola TBM di 27 provinsi.
Hasil survei menunjukkan 49% TBM memiliki lebih dari 30 pembaca anak, sedangkan 39% TBM memiliki 30-60 pembaca remaja dan dewasa. Temuan tersebut memperlihatkan TBM masih dibutuhkan dan dimanfaatkan masyarakat.