"Saya sudah dapat mendeteksi pihak-pihak 'komprador' tersebut, yang berasal dari dalam internal kami sendiri. Dan saya mau sampaikan kepada kalian, jangan ganggu Golkar dengan agenda-agenda kerdil kalian," tulis Doli dalam rilis yang diterima NadiKabar.com, Sabtu (7/11).

Ia kemudian menegaskan bahwa tata cara berorganisasi telah diatur seluruhnya dalam AD/ART dan peraturan organisasi yang harus dipatuhi bersama.

"Golkar sekarang ini sedang mengejawantahkan komitmennya untuk selalu menjaga dan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara," kata Doli.

Ia kemudian menanggapi kasus dugaan makar terkait penyadapan terhadap Prabowo yang diduga dilakukan Listyo Sigit dan sejumlah jenderal Polri.

Negara saat ini sedang dalam ancaman yang nyata. Presiden, simbol negara kita, sedang 'diganggu' dengan upaya makar dari pihak tertentu. Tentu Golkar harus berada di depan menjaga dan mengawal Presiden, sebagai komitmen konstitusionalnya terhadap negara. Dan saya sebagai kader Golkar akan berada di garda depan untuk itu," kata Doli.