NADIKABAR.COM — Malaysia mengumumkan pembentukan Dewan Halal Malaysia-Indonesia, sebagai upaya memperkuat diplomasi halal kedua negara, kata Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia Ahmad Zahid Hamidi.
Ahmad Zahid seperti dilaporkan BERNAMA mengatakan dewan tersebut akan dipimpin oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Indonesia, sementara Malaysia akan bertindak sebagai sekretaris jenderal dewan, dengan pertemuan pertama dijadwalkan pada bulan Oktober 2026.
"Bulan depan, fokusnya akan tertuju pada memfasilitasi sertifikasi halal antara Malaysia dan Indonesia untuk meluncurkan perdagangan halal dua arah antara kedua negara," katanya dalam pidatonya di Global Halal Summit 2026, Kuala Lumpur, Jumat.
Ia mengatakan Malaysia dan Indonesia telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang kerja sama pada tahun 2023, sementara negosiasi bilateral untuk memfasilitasi sertifikasi halal dan perdagangan antara kedua negara telah selesai pada bulan Juni 2026.