“Kami berharap hunian ini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi masyarakat yang mandiri, rukun, dan berkarakter,” ujar Hendra.
Menurut dia, acara syukuran itu sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.
Untuk itu, dia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga Kampung Susun Bayam menjadi contoh keberhasilan penataan permukiman yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, perwakilan warga Kampung Susun Bayam Sherly Aplonia mengaku bersyukur atas perubahan besar yang dirasakan warga selama satu tahun terakhir. Ia mengenang masa sulit ketika warga masih tinggal di tenda darurat.