NADIKABAR.COM — Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menjelaskan keberhasilan program pertanian perkotaan di Kelurahan Kedungsari Kecamatan Magelang Utara menjadi wujud sukses kolaborasi Universitas Tidar (Untidar) dan pemerintah kota setempat menerapkan inovasi sebagai solusi atas keterbatasan lahan pertanian.
"Salah satu bentuk kolaborasi Pemerintah Kota Magelang dengan Untidar ialah program 'urban farming' (pertanian perkotaan) di Kedungsari," katanya dalam keterangan Humas Untidar Kota Magelang di Magelang Provinsi Jawa Tengah, Kamis.
Ia mengatakan hal itu dalam kegiatan "Magister Administrasi Publik (MAP) Leadership Talk" dengan tema "Leading the Future: Kepemimpinan Daerah dan Peran Pemuda dalam Membangun Inovasi Lokal" di Gazebo Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Untidar Kota Magelang.
Menurut dia, konsep tentang pertanian cerdas diterapkan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi (Himapbio) Untidar di kelurahan tersebut, beberapa waktu lalu, relevan dengan kondisi perkotaan dan mampu mendukung ketahanan pangan warga setempat.
Pelaksanaan program tersebut menjawab tantangan alih fungsi lahan serta optimalisasi 3,72 hektare lahan tidur di wilayah itu. Sejumlah kegiatan terkait dengan program tersebut, antara lain pembangunan "smart greenhouse" dilanjutkan pelatihan eco enzyme dan aquaponic, sedangkan tanaman yang dibudidayakan, seperti kangkung, bayam, selada dan sawi.