Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 yang diterima ini disebut menjadi momentum bagi Pemkot Makassar untuk terus memperkuat kualitas pelayanan publik berbasis digital. Dia menegaskan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap Pemkot Makassar atas berbagai upaya menghadirkan pelayanan yang lebih mudah dan dekat dengan masyarakat.
"Penghargaan ini adalah apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar. Kami akan berupaya memberikan pelayanan yang terbaik," kata Appi.
Menurutnya, jajaran Pemkot Makassar tidak boleh menutup diri melayani masyarakat dalam hal pelayanan prima. Sebaliknya, pemerintah harus terus membuka ruang komunikasi dan mendekatkan pelayanan agar berbagai persoalan, harapan, kritik, masukan hingga aduan masyarakat dapat direspons dengan baik.
"Oleh karena itu, kita berusaha memberikan yang terbaik, tidak menutup diri, dan terus mendekatkan diri kepada masyarakat," tuturnya.
"Sehingga apa yang menjadi persoalan masyarakat, apa yang menjadi harapan masyarakat, apa yang menjadi kritik dan masukan masyarakat, serta aduan-aduan masyarakat bisa direspons dengan baik," sambung Appi.
Appi menjelaskan, transformasi pelayanan publik di Makassar salah satunya dilakukan melalui penyederhanaan dan integrasi berbagai layanan digital pemerintahan. Sebelum dilakukan integrasi, terdapat sekitar 358 aplikasi yang digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan pelayanan pemerintahan.