Limbah medis berisiko menularkan penyakit berbahaya dan mencemari air tanah warga sekitar. Sebab itu, fasilitas kesehatan wajib mengelolanya secara ketat atau menggunakan jasa pengolah resmi.
"Maka kita lihat dulu proses hukumnya berjalan, apakah benar memang dia yang membuang dengan sengaja atau seperti apa, kan kita belum tahu. Biarkan proses hukum itu berlanjut. Tapi yang pasti, jikalau di Surabaya dan itu menyebabkan, berdampak terhadap warga Surabaya," jelasnya.
Eri memastikan akan mencari pembuang limbah medis sembarangan itu. Ia tidak ingin satu oknum dari Surabaya mencemari daerah lainnya.
"Saya pasti akan mencari, menyelesaikan masalah itu agar warga Surabaya tidak terjadi syak wasangka dengan Sidoarjo. Kita sama-sama menjaga nama Surabaya. Tidak ada satu orang pun yang tinggal di Surabaya boleh menjelekkan nama Surabaya," pungkasnya.