NADIKABAR.COM — Program Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken) serta CFD Dago dan Buahbatu di Kota Bandung kini menjadi temuan audit. Ketiganya tercatat telah membebani anggaran daerah senilai Rp 2,7 miliar.
Temuan ini muncul lantaran adanya kucuran anggaran untuk kebutuhan belanja jasa ketenteraman pada program Braga Beken dan CFD. Namun dalam pelaksanaannya, anggaran itu justru dicairkan kepada personel non-ASN.
Meski jadi temuan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berencana melanjutkan kedua program tersebut. Saat ini, Pemkot Bandung, kata dia, sedang memperbaiki tata kelola anggarannya agar tidak menjadi temuan kembali.