Pembinaan itu dimulai sejak anak berusia empat, tujuh, hingga sepuluh tahun. Jenjang kompetisi disiapkan mulai dari kelas paling dasar hingga gokart, sebelum nantinya diarahkan menuju kompetisi tingkat internasional.

Moreno berharap IMI Riau dapat memperkuat kolaborasi dengan komunitas otomotif serta pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurutnya, penyelenggaraan event otomotif juga harus memperhatikan kualitas, keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, serta kesiapan sumber daya manusia yang terlibat.

Kesuksesan sebuah event, kata Moreno, diukur dari kualitas seluruh ekosistem pendukung seperti marshal, tim medis, dan tenaga pelaksana lainnya.

Ia meyakini, penyelenggaraan event otomotif di daerah dapat menggerakkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar. Aktivitas ekonomi disebut sudah terlihat sejak sesi latihan hingga hari pelaksanaan, dengan para pedagang lokal yang datang dengan sendirinya.

"Alhamdulillah, dampak ekonominya memang sangat terasa. Para pedagang UMKM tanpa diundang datang ke lokasi. Mulai dari hari Kamis saat latihan, kemudian Jumat semakin bertambah. Kita juga prioritaskan masyarakat dari wilayah setempat untuk ikut berpartisipasi," kata Moreno.