NADIKABAR.COM — Instalasi kabel semrawut terlihat di kawasan Kuningan Barat, Jakarta Selatan dan sejumlah lokasi lainnya menimbulkan kekhawatiran. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini sedang membangun ducting kabel untuk ditanam ke bawah tanah.
"Untuk kabel udara tentu saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi program prioritas Pak Gubernur penanganan kabel udara, dan oleh sebab itu saat ini dari dinas teknis khususnya Dinas Bina Marga sedang melakukan pembangunan ducting untuk menurunkan kabel udara ke saluran utilitas bawah," kata Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo seusai tinjau lokasi kebakaran di Pela Mampang, Jaksel, Jumat (23/10/2026).
Syafrin berharap, penataan kabel dengan ditanam ke bawah tanah dapat mengantisipasi potensi kebakaran. Sehingga menurutnya penataan ini jadi prioritas.
"Harapannya dengan seluruh penataan ini, maka potensi-potensi kebakaran akibat ketidakteraturan kabel udara khususnya kabel listrik ini bisa kita lakukan penanganan segera," imbuh dia.
Sebelumnya Instalasi kabel semrawut di Jalan Kuningan Barat Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan membuat warga risih. Kabel itu kerap membuat warga terjatuh gara-gara licin.
Pantauan NadiKabar di lokasi, Rabu (30/9/2026) kabel semrawut ada di sejumlah titik. Pertama di jalan masuk sebelum persimpangan Mampang Prapatan, dekat MI Raudhatul Mutaallimin, hingga sekitar gedung-gedung dekat Jalan Gatot Subroto.
Di lokasi pertama tiang penyangga kabel tampak ada sekitar delapan buah yang dipasang tepat di depan toko bangunan. Tiang-tiang itu berhimpitan menyangga kabel yang terlihat kusut.
Sebagian kabel bahkan terlihat menggantung rendah dan menjuntai hingga mendekati trotoar. Sementara sejumlah kabel lainnya tampak berserakan di sisi jalan.
Kabel yang menjuntai tampak hanya digulung dan dibiarkan mencuat di atas permukaan tanah. Bahkan ada yang terlihat kotor akibat bercampur dengan tanah.
Kemudian ada juga kabel yang dibiarkan timbul di atas permukaan tanah. Seorang warga sekaligus pegawai toko, Ira mengatakan kabel yang di atas permukaan tanah itu kerap membuat pelanggannya celaka.
"Sangat mengganggulah. Iya, kalau enggak hujan aja licin, gimana hujan kan tuh banyak yang suka jatuh motor. Kan orang masuknya ke sini nih, kepeleset gitu loh. Betul, kan kepeleset, licin kan itu," kata Ira saat ditemui di lokasi.