NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menekankan pentingnya keterlibatan arsitek dalam perencanaan pembangunan infrastruktur, mulai dari bendungan hingga jalan tol, untuk menghasilkan desain yang memperhatikan aspek teknis dan lingkungan.
"Kementerian Pekerjaan Umum di sini sangat menyadari bahwa pembangunan infrastruktur yang andal itu harus akarnya siapa? Arsitek," kata Diana dalam kegiatan Jakarta Architecture Festival dan M Bloc Design Week di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, peran arsitek tidak hanya berkaitan dengan estetika bangunan, tetapi juga mendukung pembangunan infrastruktur yang inklusif, berkelanjutan, dan berketahanan iklim.
Dia mencontohkan keterlibatan arsitek diperlukan dalam perencanaan bendungan maupun jalan tol sehingga desain infrastruktur dapat terintegrasi dengan lingkungan sekitarnya.
"Contohnya saja bendungan, harus ada perencanaannya," ujar Diana.
Selain pembangunan infrastruktur baru, Diana menyoroti pentingnya pemanfaatan kembali bangunan bersejarah sebagai ruang publik. Ia menilai bangunan lama, seperti M Bloc dapat difungsikan kembali dengan tetap memperhatikan kaidah pelestarian.
"Kalau bangunan heritage yang sudah 50 tahun dan masuk heritage, itu kan enggak boleh dibongkar. Kalaupun dibongkar, berarti kan harus ada kaidah-kaidah yang harus kita lakukan," tutur Diana.
Dia juga memandang kolaborasi pemerintah dengan kalangan arsitek diperlukan untuk merancang ruang hidup yang ramah lingkungan, efisien energi, dan mencerminkan identitas budaya bangsa.
"Kolaborasi yang erat antara pemerintah dan para profesional arsitektur itu mutlak harus diperlukan," ungkap Diana.
Oleh sebab itu, dia berharap Jakarta Architecture Festival dapat menjadi ruang dialog untuk menghasilkan inovasi nyata dalam pembangunan ruang publik, tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia.
M Bloc Design Week (MBDW) 2026 berlangsung pada 23 Oktober-1 November 2026. Kegiatan ini merupakan tahun ke-5 MBDW, yang mengusung tema “Daur Rupa”.
Diselenggarakan di enam kota dengan tujuh venue, MBDW 2026 mempertemukan desainer, arsitek, pelaku industri kreatif, komunitas, dan masyarakat untuk mengeksplorasi kontribusi desain dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.