NADIKABAR.COM — Wamendikti Stella Christie berbicara tentang artificial intelligence (AI) yang rakus akan energi listrik. Saking besarnya, kebutuhannya setara pemakaian satu negara di sejumlah negara Eropa. Di sisi lain, Stella berbicara potensi bagi Indonesia.

Stella mulanya menunjukkan data pemakaian listrik untuk AI berdasarkan data center di Amerika Serikat (AS). "Teman-teman, AI itu rakus luar biasa. Seberapa rakusnya? Ini data center di Amerika Serikat, lihat. 11 gigawatt, 10 gigawatt, kalau dikumpulin semuanya itu, pada saat ini AI data center menggunakan 155 triliun watt hours," kata Stella dalam video diunggah dalam akun Instagram pribadinya dilihat, Minggu (20/9/2026).

Jumlah pemakaian listrik itu, sebutnya, akan terus bertambah. Bahkan, pada 2029, diprediksi penggunaan listrik oleh AI setara dengan pemakaian listrik se-Inggris Raya.

"2030 akan naik ke 465 triliun watt hours. Kalau susah ngebayangin ya, bayangin begini. Tahun lalu, pemakaian listrik energi, AI, itu sama dengan satu negara Latvia selama satu tahun. Tahun ini estimasinya sama dengan Romania," katanya.