NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie, ungkap hanya 50 persen murid SMA yang masuk perguruan tinggi di China. Mengapa bisa begitu?
Ada tiga aspek penting yang perlu diperhatikan dalam penyelenggaraan perguruan tinggi. Ketiganya adalah kualitas, kuantitas, dan keterjangkauan.
Namun, Stella menyebut ketiga hal ini rumit untuk dipenuhi seluruhnya oleh perguruan tinggi. Dengan begitu, ada salah satu aspek yang biasanya harus dilepaskan.
"Ini adalah segitiga yang hampir mustahil ditutup. Kalau bahasanya kadang-kadang ya, rungkad, rumit buat Bapak-Ibu sekalian di perguruan tinggi, termasuk kita di Kemdiktisaintek," tutur Stella di acara Peluncuran Akademik Kepemimpinan Pendidikan Tinggi (AKPT) di Gedung D Kemdiktisaintek, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Dari tiga aspek tersebut, Stella menyebut China melepaskan aspek kuantitas. Di China, hanya 50 persen murid SMA yang masuk perguruan tinggi karena keketatan seleksi masuk kampus.
"Kebetulan saya kan 7 tahun di Tiongkok (China). Jadi, untuk bisa masuk ke SMA yang nanti bisa melanjutkan ke perguruan tinggi itu ketat sekali, luar biasa," paparnya.