Ketiga, Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), karena itu merupakan program internasional untuk menghancurkan bangsa Indonesia, khususnya yang memahami anti agama dan anti kebangsaan. Selain itu, lanjutnya, juga LGBT ingin meruntuhkan moral bangsa dan menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan.
"Kami minta santri pramuka dengan tegas menolak terorisme, narkoba, dan LGBT," katanya.
Kemudian keempat, pengendalian sistem digital melalui telepon pintar (smart phone) dapat digunakan untuk apa saja.
Namun Wamenag mengaku handphone pada era digitalisasi juga dapat digunakan untuk kepentingan-kepentingan yang benar dan baik serta memudahkan komunikasi dan silaturahmi.