"Ini luar biasa rendah, persentasenya kecil, oleh karena itu harus kita dukung," kata dia.

Afriansyah mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas vokasi secara optimal, terlebih Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian besar pada pengembangan SDM melalui alokasi kuota Pelatihan Vokasi Nasional yang mencapai sekitar 220.000 orang khusus lulusan SMA/SMK, di mana seluruh pembiayaannya ditanggung penuh oleh negara.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono memaparkan tingkat pengangguran terbuka Banyuwangi berhasil ditekan dari 4,03 persen menjadi 3,94 persen di tahun 2025.

"Penurunan pengangguran itu tidak cukup dibaca sebagai keberhasilan penciptaan pekerjaan saja, akan tetapi kami juga harus memperhatikan partisipasi angkatan kerja, kualitas pekerjaan, produktivitas, tingkat pendapatan dan jumlah penduduk usia kerja yang tidak aktif dalam pasar kerja," kata Wabup.