Salah satunya, melalui pelibatan akademisi dalam riset semikonduktor. Selain itu, Indonesia menekankan pentingnya penguatan pilar rantai pasok dan infrastruktur mineral kritis yang dibutuhkan dalam pengembangan industri semikonduktor.

Indonesia juga mendorong penerapan prinsip komplementaritas investasi serta harmonisasi insentif di antara negara-negara ASEAN.

Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun ekosistem industri yang saling melengkapi sekaligus mencegah terjadinya persaingan tidak sehat antarnegara di kawasan dalam menarik investasi semikonduktor.

"Indonesia juga menekankan pentingnya pelibatan akademisi dalam riset, penguatan pilar rantai pasok dan infrastruktur critical minerals, serta penerapan prinsip komplementaritas investasi dan harmonisasi insentif untuk mencegah persaingan tidak sehat di kawasan," kata Roro.