NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur Indonesia untuk mendukung pelaksanaan Koridor Kalimantan ACTS (ASEAN Customs Transit System/ACTS) yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.

Wamendag Roro mengatakan Indonesia terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan kesiapan nasional, termasuk memastikan tersedianya infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Borneo Corridors.

"Terkait hal ini, kami ingin menekankan pentingnya memastikan tersedianya infrastruktur yang diperlukan, serta kesiapan aspek hukum dan prosedural, guna mendukung kelancaran pelaksanaan Koridor Kalimantan ACTS," kata Roro dalam Pertemuan ke-40 Dewan AFTA di Manila, Filipina, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut Roro, kesiapan infrastruktur menjadi salah satu aspek penting agar pelaksanaan Koridor Kalimantan ACTS dapat berjalan secara efektif ketika mulai diimplementasikan.