Dalam program tersebut, ia bersama 17 peserta lainnya diajak membayangkan kondisi Indonesia 20 tahun mendatang, menentukan langkah untuk mencapainya, serta memahami peran masing-masing dalam mewujudkan masa depan tersebut.
Pengalaman itu mengajarkannya bahwa membayangkan masa depan tidak cukup hanya dengan merumuskan kondisi ideal. Masyarakat juga perlu memikirkan strategi, mengambil peran, dan membangun kerja sama agar cita-cita tersebut dapat diwujudkan.
Bima juga menyampaikan pengalamannya saat mengunjungi Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat. Di Sekolah Garuda, ia bertemu dengan para siswa yang mampu menjelaskan cita-cita mereka secara terarah, termasuk keinginan menjadi peneliti di London dan ahli keanekaragaman hayati.
Sementara itu, saat mengunjungi Sekolah Rakyat, ia bertemu dengan anak-anak yang sebelumnya telah putus sekolah selama lima tahun. Ketika ditanya mengenai cita-cita mereka, salah seorang siswa menjawab ingin membanggakan orang tuanya yang selama ini mengalami kesulitan.