Bima mencontohkan ketangguhan masyarakat Sumatera Barat yang mampu bertahan dan bangkit setelah menghadapi bencana, seperti gempa bumi dan banjir. Menurutnya, kekuatan tersebut tidak terlepas dari kebersamaan dan nilai-nilai yang terus dijaga dalam kehidupan masyarakat.

Bima menilai Bundo Kanduang memiliki kontribusi penting dalam mempertahankan kekuatan tersebut. Peran Bundo Kanduang tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga memastikan nilai-nilai adat dan agama tetap diwariskan kepada generasi berikutnya.

Ia juga mengingatkan besarnya kontribusi tokoh-tokoh asal Minangkabau dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejumlah tokoh, seperti Mohammad Hatta, Haji Agus Salim, Sutan Sjahrir, Tan Malaka, Rasuna Said, dan Mohammad Natsir, telah memberikan sumbangsih dalam berbagai bidang kehidupan nasional.

Menurutnya, tradisi intelektual dan semangat berkontribusi tersebut perlu terus dilanjutkan oleh generasi muda Minangkabau. Karena itu, Bundo Kanduang diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menghadirkan kegiatan dan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.