Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya pada 2025 mencapai 5,39 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 5,22 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga naik dari 76,03 poin pada 2024 menjadi 76,59 poin pada 2025.
Tingkat pengangguran terbuka turut menurun dari 6,49 persen pada 2024 menjadi 6,43 persen pada 2025. Capaian tersebut menjadi bagian dari perkembangan pembangunan yang disampaikan Wiyagus dalam peringatan hari jadi kota.
Di bidang tata kelola pemerintahan, Kota Tasikmalaya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah selama 10 kali berturut-turut. Kota tersebut juga meraih penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award 2026 sebagai TPID kabupaten/kota berkinerja terbaik di kawasan Jawa-Bali untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Wiyagus juga mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama di bidang pemenuhan gizi, kesehatan, dan pendidikan. Salah satunya melalui pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memanfaatkan bahan baku lokal.
Menurutnya, penggunaan bahan baku lokal dalam program MBG tidak hanya mendukung pemenuhan gizi anak, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian petani dan peternak setempat.
Upaya lainnya dilakukan melalui integrasi layanan Cek Kesehatan Gratis dan penanganan tuberkulosis (TBC) di puskesmas. Di sektor pendidikan, Pemkot Tasikmalaya memperkuat digitalisasi pembelajaran serta merevitalisasi sarana dan prasarana sekolah.