Maruarar juga menegaskan bahwa PIKI merupakan organisasi inklusif yang terbuka bagi berbagai kalangan dan profesi. Ia mengajak para intelektual, dosen, aktivis, pengusaha, hingga pendeta untuk bersama-sama membangun organisasi dengan prinsip saling menghargai.

Ia berharap organisasi ini bisa semakin berdampak dan menjadi penerang di tengah kehidupan bermasyarakat.

Selain Tokoh Kebudayaan, ajang ini turut menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah figur inspiratif lainnya. Penghargaan tersebut diberikan kepada Abidin Wakano sebagai Tokoh Toleransi, Carina Citra Dewi Joe sebagai Tokoh Riset dan Inovasi, serta Lie Agustinus Dharmawan sebagai Tokoh Kesehatan.

Tak ketinggalan, ada pula penghargaan untuk Saptoyo sebagai Tokoh Lingkungan Hidup, Gusti Ngurah Anom sebagai Tokoh Pemberdayaan UMKM, dan Saur Marlina Manurung sebagai Tokoh Pendidikan.

Apresiasi Yayasan Filantropi pada ajang ini diserahkan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Sementara itu, apresiasi Penggiat Kebebasan Beribadah diberikan kepada Gugun Gumilar. Terakhir, penghargaan khusus Tokoh Pegiat Antikorupsi dianugerahkan kepada almarhum Artidjo Alkostar.