Ia menjelaskan percepatan eliminasi TBC perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penemuan kasus, penanganan, hingga pencegahan penularan. Pemerintah juga mendorong pengawasan terhadap pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan di daerah serta pengembangan gerakan Desa Siaga TBC dengan melibatkan pilar desa dan kader masyarakat.

Dalam upaya memutus rantai penularan, Wiyagus menekankan pentingnya penelusuran kontak erat penderita dan pemberian Terapi Pencegahan TBC (TPT). Ia pun akan memantau secara berkala progres pemberian TPT untuk memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.

"Nanti saya per minggu, per dua minggu saya pimpin langsung atau satu bulan saya hanya ngecek progres pemberian TPT saja kepada kontak erat," jelasnya.