NADIKABAR.COM β Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes) Ahmad Riza Patria menyampaikan dunia usaha merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat desa melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
βPembangunan desa tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga memerlukan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, terutama pihak swasta,β ujar Wamendes dalam acara CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026 di Kantor Kemendes, Jakarta, Senin.
Ia mengatakan pula bahwa keterlibatan perusahaan dalam pembangunan desa diperlukan karena desa memiliki potensi sumber daya alam dan budaya yang besar serta menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional.
Menurut Wamendes Ariza, melalui kegiatan CSR, dunia usaha tidak hanya berperan sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat desa.
Berikutnya, dia mengatakan bahwa program CSR yang dilaksanakan secara terarah dan berkelanjutan telah memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat desa, mulai dari penguatan ekonomi lokal, pengembangan UMKM, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pembangunan sarana dan prasarana.
Ke depannya, dia berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat terus diperkuat sehingga kontribusi perusahaan terhadap desa semakin besar.
βSemoga kolaborasi, sinergi ini dapat terus kita tingkatkan,β kata dia.
Diketahui, CSR dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2026 merupakan ajang apresiasi yang diselenggarakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal bersama Indonesia Sustainability Social Forum (ISSF) bagi perusahaan yang berkontribusi terhadap pembangunan desa.
Sementara itu, Ketua ISSF Sudarmanto mengaku bersyukur karena ajang CSR dan PDB Awards ini telah memasuki tahun kelima dan selalu bekerja sama dengan Kemendes PDT. Sudarmanto mengatakan, program kolaborasi itu termasuk dalam Astacita ke-6, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
"ISSF terus bersemangat memberikan motivasi kepada perusahaan agar memberikan kontribusi nyata lewat CSR," kata Sudarmanto.