"Membangun perilaku masyarakat desa yang lebih baik, tertib, disiplin, memiliki standar yang tinggi, dan etos kerja lebih profesional," ucapnya.
Oleh karena itu, kata dia, Indovex 2026 menjadi salah satu jalan yang harus benar-benar dimanfaatkan pelaku usaha dari desa membentuk jaringan untuk menguatkan promosi potensi di setiap desa.
"Ini acara yang pertama, (Indonesia) Village Expo dan diputuskan di Kota Batu, memperlihatkan serta memamerkan produk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), UMKM, dan koperasi desa, khususnya dari Kota Batu dan Jawa Timur," ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Timur, Budi Sarwoto mengatakan pembangunan perekonomian desa menjadi salah satu fokus yang terus dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Salah satu bentuknya, pemberian bantuan permodalan senilai Rp85 miliar lebih kepada 1.001 BUMDes.
Kemudian upaya lainnya adalah menjadikan 313 desa sebagai Desa Devisa lewat kolaborasi antara DPMD, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur.