Fajar mengapresiasi kehadiran Wamenaker di UMMI, di mana pesan pendidikan dan ketenagakerjaan dalam kegiatan tersebut bertemu pada satu tujuan menyiapkan generasi muda yang kompeten, adaptif, dan produktif.

β€œKehadiran kami di UMMI merupakan bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan visi Presiden Prabowo dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Pendidikan harus membekali generasi muda siap menghadapi perubahan dunia kerja sekaligus mampu menciptakan peluang di masa depan,” katanya.

Sedangkan dalam kuliah umum bertema Strategi Pengembangan Kompetensi di Era Disrupsi Menghadapi Transformasi Dunia Kerja, Wakil Menteri Tenaga Kerja Afriansyah menekankan bahwa kampus harus menjadi ekosistem pembelajaran sepanjang hayat.

"Mahasiswa harus berani mencoba, belajar dari kegagalan, dan terus beradaptasi, kompetensi bukan hanya dari buku, tetapi dari pengalaman. Teori harus bertemu dengan praktik karena pemagangan dan sertifikasi menjadi penting,” katanya.