Menurutnya, pembelajaran mendalam lebih menekankan pemahaman terhadap materi esensial daripada banyaknya materi yang harus dipelajari.

Pada kesempatan itu, Kepala SMA Negeri 2 Cileungsi Titin Kustini menjelaskan sekolah telah menyiapkan berbagai kebutuhan sebelum TKA berlangsung.

Persiapan itu mencakup sosialisasi kepada murid dan orang tua, pengecekan laboratorium komputer dan jaringan internet, pemeliharaan perangkat, hingga penyediaan listrik cadangan. Sekolah juga telah melakukan simulasi dan gladi bersih agar murid terbiasa menggunakan aplikasi dan memahami alur TKA.

Selain persiapan teknis, Titin menjelaskan bahwa pihaknya juga memberikan pendampingan akademik melalui pendalaman materi dan latihan soal selama tiga minggu. Guru Bimbingan dan Konseling (BK) turut mendampingi murid untuk menjaga motivasi dan membantu mereka mengelola stres.

"Sekolah juga membuka ruang konsultasi bagi murid yang membutuhkan. Kepada pada orang tua kami ajak untuk memberikan dukungan tanpa membebani anak dengan tuntutan hasil yang berlebihan," kata Titin.