"Hal-hal lain terkait penanganan akibat erupsi ini kami akan selalu koordinasi dengan para pihak termasuk pemerintah daerah setempat, sehingga apa yang kami lakukan, yang dilakukan oleh Kemendiktisaintek ini dapat terukur karena memang selalu berkoordinasi dengan para stakeholder," katanya.
Fauzan juga meminta setiap kampus di wilayah terdampak untuk segera mengaktifkan posko siaga. Perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi pusat koordinasi bantuan, baik untuk kebutuhan internal kampus maupun bagi masyarakat luas yang terdampak bencana.
"Kemudian, kami juga menghimbau kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi untuk mengaktifkan posko siaga di lingkungan masing-masing dan selalu berkoordinasi dengan kepala daerah setempat. Kemudian, kami menghimbau kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi untuk memobilisasi bantuan yang diperlukan oleh masyarakat maupun sivitas akademika, terutama bantuan yang terkait dengan adanya kejadian erupsi ini," jelasnya.
Fauzan menekankan faktor kesehatan tetap menjadi prioritas utama. Kemdiktisaintek telah mengeluarkan imbauan agar perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, mengambil langkah strategis untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.