Sementara itu, pemerintah telah mempersiapkan anggaran sebesar Rp883 miliar untuk stimulus diskon empat moda transportasi pada periode Nataru 2026/2027, yaitu untuk moda kereta api, pelayaran, penyeberangan, dan pesawat terbang.

Diskon tidak hanya berlaku untuk layanan transportasi perusahaan milik negara (BUMN) saja, seperti misalnya maskapai penerbangan Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air, tapi juga maskapai-maskapai swasta lainnya.

β€œPenurunan harga tiket itu atau diskon di sektor penerbangan udara bukan hanya di BUMN saja. Tetapi juga akan dilakukan di penerbangan (swasta) seperti Lion, Elnusa, dan yang lainnya. Ini berlaku sama, ya, bukan hanya Garuda, Citilink dan Pelita. Untuk informasi masyarakat tentang kapan membelinya (tiket) waktunya tidak berbeda jauh,” ujar Wamenhub Suntana.