NADIKABAR.COM β Kementerian Kesehatan menegaskan pentingnya memastikan keselamatan pasien pada setiap tahapan pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien dengan penyakit tidak menular (PTM) yang memiliki titik-titik kritis yang dapat menimbulkan risiko keselamatan dalam perawatan jangka panjang.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono di Jakarta, Jumat, mengatakan perjalanan pasien dengan PTM dapat berlangsung panjang dan kompleks.
Dalam setiap tahapan terdapat hal-hal yang berisiko, mulai dari keterlambatan atau kesalahan diagnosis, kesalahan penggunaan obat, hingga risiko pasien jatuh maupun kesalahan identifikasi pasien.
βKeselamatan pasien harus hadir sepanjang perjalanan hidup pasien, terutama pada penyakit tidak menular yang memerlukan pengelolaan jangka panjang. Mutu dan keselamatan harus hadir di setiap titik pelayanan, mulai dari pencegahan, deteksi dini, diagnosis, pengobatan, hingga rehabilitasi dan perawatan jangka panjang,β ujarnya.
Karena itu, keselamatan pasien tidak cukup hanya dilihat dari hasil pengobatan, tetapi juga dari bagaimana pelayanan diberikan secara aman pada setiap tahap. Untuk itu, Kemenkes terus mendorong penerapan standar pelayanan dan akreditasi fasilitas kesehatan.