NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menekankan penanganan persoalan tuberkulosis (TBC) perlu dipastikan menyasar orang yang menjadi kontak erat dengan pasien, agar penanggulangan optimal.

Benjamin di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jawa Timur, Jumat, mengatakan, kontak erat atau dalam hal ini adalah orang yang tinggal serumah dengan pasien TBC seharusnya mendapatkan penanganan medis secara komprehensif.

"Masalah kita adalah yang diobati hanya yang sakit dan yang (memiliki potensi) tertular tidak diperiksa," kata dia.

Oleh karena itu, dia menyampaikan bahwa deteksi dini menjadi bagian penting dalam upaya menyelesaikan persoalan TBC, mengingat Indonesia merupakan negara dengan kasus terbanyak kedua di dunia.