Menurutnya, temuan obesitas pada anak menunjukkan adanya double burden masalah gizi. Anak Indonesia masih menghadapi gizi kurang pada usia balita, tetapi saat memasuki usia sekolah justru mulai menghadapi kelebihan gizi dan obesitas.

Meski begitu, perlu dicatat angka tersebut belum bisa menggambarkan kondisi riil di lapangan. Mengingat, jumlah pendaftar dan yang diperiksa CKG pada anak sekolah belum memenuhi sasaran yakni di 50 juta kasus.

Jumlah anak SD yang telah mengikuti CKG menjadi yang terbesar, yakni 9.453.038 siswa.

"Selain kita mengalami gizi kurang saat balita, anak-anak kita yang sekolah itu justru gizi lebih. Obesitas justru menjadi masalah bagi anak sekolah," pungkas Dante.