NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal dan sektor keuangan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah dinamika global.
Juda dalam Central Banking Service Festival (CB Fest) 2026, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis di Jakarta, Senin, menjelaskan penguatan ketahanan menjadi semakin penting seiring meningkatnya risiko geopolitik, disrupsi teknologi, fragmentasi keuangan, hingga kompleksitas rantai pasok global.
Maka dari itu, kata dia, kebijakan fiskal perlu tetap berfungsi sebagai shock absorber sekaligus menopang pertumbuhan.
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus mampu melindungi masyarakat, mendukung aktivitas produktif, dan merespons berbagai risiko dengan tetap menjaga disiplin, kredibilitas, serta keberlanjutan fiskal.