NADIKABAR.COM β€” Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung mengungkapkan alasan pentingnya Indonesia mengejar pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen, yakni agar Indonesia bisa memanfaatkan momentum bonus demografi saat ini.

Juda mengatakan, Indonesia memiliki waktu sekitar 10-15 tahun untuk mengoptimalkan bonus demografi melalui peningkatan produktivitas tenaga kerja, penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penciptaan lapangan kerja.

β€œIndonesia sedang menghadapi peluang demografi yang tidak akan terulang atau tidak akan terbuka selamanya. Dalam sekitar 10-15 tahun ke depan, Indonesia masih memiliki peluang memanfaatkan bonus demografi dengan angkatan kerja besar, generasi muda yang semakin terhubung dengan teknologi serta pasar domestik yang luas,” kata Juda dalam acara Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa.

Meski demikian, kata Juda, besarnya jumlah penduduk usia produktif tidak berarti menjadi keuntungan ekonomi jika tidak diimbangi dengan ketrampilan dan kesempatan kerja yang memadai.

Namun jika penciptaan pekerjaan tertinggal, keterampilan tidak sesuai dengan kebutuhan, produktivitas jalan lambat, maka kesempatan golden period itu akan terlewatkan.