Untuk mendekatkan masyarakat dengan layanan keuangan syariah, Dradjad mengatakan pemerintah mendorong pembukaan rekening syariah dengan saldo awal sebesar Rp50.000.
Program ini ditujukan bagi warga negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga 4. Salah satu perbankan yang akan menjadi penyalur program tersebut adalah Bank Syariah Indonesia (BSI).
βIni langkah nyata untuk mempersempit kesenjangan antara pemahaman dan penggunaan produk syariah,β kata Dradjad.
Di sisi lain, pemerintah mengakui bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah masih menjadi pekerjaan rumah.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, tingkat literasi keuangan syariah tercatat sebesar 43,07 persen, sedangkan tingkat inklusinya baru mencapai 13,24 persen.