β€œKita masih punya PR, teman-teman OJK dan teman-teman BI, bahwa inklusi dan literasi keuangan syariah masih menjadi pekerjaan rumah,” ujar Dradjad.

Selain memperluas akses pembiayaan, Dradjad mengatakan keuangan syariah juga berpotensi mendukung pembangunan berkelanjutan.

Estimasi nilai zakat, infak, sedekah, wakaf (ziswaf), dan kurban masyarakat per tahun mencapai Rp343 triliun. Sementara itu, akumulasi wakaf tercatat sebesar Rp4,71 triliun, sedangkan penerbitan cash waqf linked sukuk (CWLS) mencapai Rp1,47 triliun melalui 15 seri.

Di sektor keuangan hijau, penerbitan green sukuk mencapai 7,7 miliar dolar AS di pasar global dan hampir Rp109 triliun di pasar domestik.

β€œKe depan, kita akan mengintegrasikan Indeks Zakat Nasional dengan DTSEN agar tepat sasaran, sehingga kita bisa lebih mengembangkan wakaf produktif dan memperkuat kapasitas nazir serta tata kelola wakaf,” kata Dradjad.