Tabungan sampah ini, kata Suci, akan dikonversikan menjadi hadiah yang diberikan kepada siswa dengan tabungan sampah yang banyak.
"Ini kan dari kelas 1 sampai kelas 6. Di kelas 6 itu tamat dia bisa menarik uangnya. Kalau reward dari sekolah, ketika dia kenaikan kelas, kita mencari siswa yang terbanyak memiliki tabungan sampah, kita kasihkan reward dari sekolah, yang berkolaborasi dengan komite," ungkap Suci.
Suci mengatakan selama program ini berjalan dapa mengurangi sampah plastik di lingkungan sekolah sekitar 70-90 persen. Siswa juga mulai membawa botol minum pribadi.
"Bank sampahnya sudah 2018, gerakannya sudah dari lama dari 2015," tandas Suci.