NADIKABAR.COM β Pemerintah terus memperkuat langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak fenomena El Nino terhadap produksi pangan nasional khususnya beras dengan mengawal ketat sejumlah provinsi sentra produksi padi.
Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Pangan Hanif Faisol Nurofiq di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat, mengatakan pemerintah telah memperhitungkan potensi tekanan terhadap produksi beras akibat kondisi iklim tersebut termasuk melalui penguatan infrastruktur pengairan di wilayah pertanian.
βBeras kita akan mendapat tekanan dalam kondisi ini. Kita telah mencoba mengawal ketat delapan atau 10 provinsi utama penghasil padi. Karena itu, pompanisasi dan irigasi perpipaan juga terus kita lakukan di wilayah tersebut,β kata Hanif saat peninjauan lapangan dan evaluasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.
Ia memperkirakan dampak fenomena El Nino dapat menyebabkan tekanan terhadap produksi pangan hingga ratusan ribu ton setara beras. Meski demikian, pemerintah optimistis mampu menjaga kecukupan pasokan beras nasional hingga akhir tahun.
Berdasarkan data sementara hingga sehari sebelum peninjauan, produksi padi nasional yang dihitung berdasarkan kondisi pertanaman telah mencapai sekitar 32 juta ton lebih.