NADIKABAR.COM — Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan kontribusi devisa dari sektor pariwisata Indonesia mencapai 8,43 miliar dolar AS pada semester pertama 2026.
"Pada semester pertama 2026, kontribusi devisa pariwisata telah mencapai 8,43 miliar dolar AS. Ini menunjukkan sektor pariwisata terus menjadi salah satu penggerak penting pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus sumber devisa negara," kata Ni Luh di sela kegiatan wisuda Politeknik Pariwisata (Poltepar) Makassar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.
Ia mengatakan capaian tersebut melanjutkan pertumbuhan positif sektor pariwisata Indonesia sepanjang 2025 yang mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara.