NADIKABAR.COM β€” Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) sekaligus Wakil Ketua Umum PP PBSI Taufik Hidayat menegaskan kebijakan efisiensi anggaran tidak boleh mengganggu keberlangsungan pembinaan dan kebutuhan atlet.

β€œKita tahu pemerintah sedang efisiensi, tapi di bulu tangkis yang namanya atlet tidak bisa instan. Kita tidak ada efisiensi untuk atlet. Jadi kalian tetap latihan, pertandingan, kita akan berjuang,” kata Taufik dalam Tasyakuran Pencapaian Tim Bulu Tangkis Indonesia pada Asian Games 2026 di Pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu.

Menurut Taufik, pembinaan atlet membutuhkan proses panjang dan berkesinambungan sehingga program latihan, keikutsertaan dalam pertandingan, hingga berbagai kebutuhan penunjang performa harus tetap mendapat perhatian.

Ia mengatakan selama ini kebutuhan yang berkaitan dengan peningkatan performa atlet yang diajukan bidang pembinaan dan prestasi PBSI terus diperjuangkan agar program berjalan sesuai kebutuhan.

Taufik juga menyampaikan pemerintah akan memberikan perhatian lebih besar terhadap olahraga dalam perjalanan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

β€œInsya Allah mulai tahun depan sampai Olimpiade, pemerintah untuk olahraga, tidak hanya bulu tangkis, ada beberapa cabang olahraga lain juga yang akan lebih diperhatikan dibanding tahun sebelumnya,” ujar peraih emas Olimpiade Athena 2004 tersebut.

Menurut Taufik, dukungan tersebut penting karena prestasi tidak bisa diperoleh secara instan, terlebih persaingan olahraga internasional semakin ketat menjelang Olimpiade 2028.

Ia pun meminta para atlet tidak terlena setelah bulu tangkis Indonesia mencatat hasil positif pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan meraih dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Taufik mengatakan keberhasilan tersebut harus menjadi modal untuk meningkatkan kualitas menjelang berbagai turnamen berikutnya.

β€œJangan terlena di sini. Kita masih banyak pertandingan ke depannya. Apalagi target kita yang paling jauh adalah Olimpiade 2028,” ujar Taufik.