"Apa yang menjadi persoalan masyarakat, kalian harus pahami, kalian harus bisa selesaikan. Kalau itu harus diselesaikan bersama pemerintah, komunikasikan dengan pemerintah," tegasnya.

Agus menjelaskan kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui kolaborasi dengan pemerintah, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Karang Taruna, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Sinergi ini dapat membantu mengidentifikasi persoalan sosial, menjangkau keluarga yang membutuhkan, serta menghubungkan mereka dengan layanan dan program pemerintah yang sesuai.

Dalam bidang pendidikan, Agus mengajak para pelajar turut memperhatikan anak-anak yang belum bersekolah atau terancam putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.

Ia mengatakan IPM dapat berperan dengan mengenali kondisi di lingkungan sekitar, menyampaikan informasi kepada pihak terkait, dan membantu menghubungkan keluarga dengan pemerintah. Dengan begitu, anak-anak dapat memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan.